Header Ads

Penyerahan Bantuan Pasca Banjir Ditengah Hujan Oleh Walikota Bima

Penyerahan Bantuan Secara Simbolis Kepada Warga Terdampak di Kelurahan Jatibaru Barat (29/11)2021)

Visioner Berita Kota Bima-Munghubtanggal 28 Desember 2022 sejumlah wilayah di Kota Bima dihadapkan dengan intensitas hujan sedang-lebat sejak pukul 12.25 Wita hingga pukul 16.30 Wita.

Luapan air di sejumlah wilayah Kelurahan di Kota Bima tak bisa dihindari. Dalam catatan BPBD Kota Bima melaporkan, belasan kelurahan terdampak bencana luapan air.

Kerugian warga, sampai detik ini belum dihitung. Namun catatan sementara, warga mengalami kerugian di mana perabotan rumah tangganya digenangi air hingga lutut orang dewasa.

Sementara sikap nyata Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE terlihat melakukan inspeksi di seluruh wilayah terdampak pada Minggu sore (28/11/2021).

Senin tanggal 29/11/2021, Walikota Bima bersama BPBD, Dinas Sosial setempat dan instansi terkait terjun ke sejumlah terdampak. Lutfi turun ke sejumlah lokasi di tengah hujan dalam rangka menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolik kepada warga melalui Lurahnya masing-masing.

Korban bencana yang diberikan bantuan yakni di Jatibaru Barat, Jatibaru Timur, Jatiwangi, Ule, Melayu, Penatoi dan Lewi Rato.

 Semtara untuk wilayah Kelurahan Na'e, Santi, Tanjung Mande dan lainya akan diserahkan pada Selasa (30/11/2021).

Masing-masing korban bencana di sejumlah Kelurahan diberikan bantuan berupa 10 kg beras. Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Darlig BPBD Kota Bima, Nazamudin S.Sos alias Crizna.

Masing-masing wilayah Kelurahan terdampak diberikan sebanyak ratusan paket berupa beras seberat 10 Kg 

Yang tak kalah mengejutkan, Kantor Lurah Jatibaru Timur yang kondisi bangunanya mirip Rumah Dinas, direncanakan tahun 2022 akan dibangun baru di atas lahan lebih dari 5 are.

"Insya Allah kantor Kelurahan Jatibaru Timur ininakan dibangun baru. Tujuanya agar lebih layak untuk melayani masyarakat setempat," papar Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE.

Usai menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Jatibaru Timur, Walikota Nima melanjutkan perjalanan menyerahkan bantuan yang sama kepada warga terdampak bencana di Kelurahan Jatiwangi, Ule, Melayu dan Lewi Rato.

"Kita masih terus bekerja menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana ini. Besok (30/11/2021), bantuan yang sama akan diserahkan kepada warga terdampak di sejumlah Kelurahan yang hari ini belum dituntaskan," papar Lutfi.

Lutfi kemudian berharap agar warga terdampak bencana banjir tersebut agar tetap bersabar. Dan ditegaskanya, Pemerintah tidak akan pernah membiarkan masyarakatnya sengsara. 

"Warga terdampak benacana ini tetap disentuh dengan bantuan. Maka jangan pernah menghembuskan isu tak bertanggungjawab, sebab kami bekerja menyerahkan bantuan kepada warga terdampak adalah fakta adanya," tandasnya.

Luapan air yang menimpa warga Kota Bima di berbagai wilayah, diakuinya dipicu oleh banyak hal. Mulai dari gundulnya huta, saluran sungai yang semakin sempat karena bangunan rumah sarta dan kian dangkal karena tumpukan sampah dan lumpur.

Kondisi drainase yang semakin semput dan dangkal. Begitu pula halnya dengan selokan di Kota Bima. Oleh karenanya butuh kesadaran bersama menjaga lingkungan, dan tak lagi melakukan pembabatan hutan.

"Pemerintah sudah menyusun langkah-langkah strategis untuk menjawab bencana banjir yang terjadi di wilayah Kota Bima. Antara lain akan melakukan normalisasi sungai dari hulu ke hilir menggunakan anggaran yang bersumber dari JIKA (Jepang) dan Word Bank. Insya Allah real actionya akan dimulai tahun 2022," terang Lutfi. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.