Antara Lain Gebrakan Iqbal-Dinda, Pendidikan di NTB Disetel Ulang Secara Total

Kiprah Gubernur-Wagub NTB, Iqbal-Dinda
Visioner Berita Mataram, NTB-Tercatat baru satu tahun lebih Dr. HL. Muhammad Iqbal-Hj. Indah Dhamayanti Puri, SE, M.IP (Iqbal-Dinda) menjabat sebagai Gubernur-Wagub NTB. Kendati usianya dinilai masih seumur jagung, namun diakui bahwa kinerja Iqbal-Dinda bukan sekdar wacana hampa.

Tetapi diakui sukses merealisasikan sejumlah pinter visi-misi, baik di bidang pembangunan fisik maupun non fisik. Antara lain sukses menuntaskan “utang warisan” senilai Ratusan Miliar Rupiah, penuntasan angka kemiskinan eksrim di seluruh wilayah di NTB, pengembangan dunia Pariwisata, Bantuan Lansngusng Dana Desa masing-masing Rp300 juta per Desa (tahap awal) hingga secara perlahan memperbaiki ruas jalan rusak “warisan lama” di seluruh wilayah NTB, membangun kerjasama dengan Pemprov Bali terkait alat transportasi bagi pedagang ternak antar daerah dan lainya.

Berbagai terobosan atas kolaborasi sangat apik Politisi partai Gerinda (Iqbal) dengan Politisi wanita yang juga sosok Perempuan Tangguh NTB serta mantan Bupati Bima dua periode ini (Dinda), dinilai seolah tak menjadikan kebijakan soal efisiensi anggaran mulai dari Pusat hingga daerah oleh Presiden RI, jenderal (Purn) H. Praboso Subianto.

Dan atas beragam kreasi terbaik dan realistis Iqbal-Dinda tersebut, diakui sukses menempatkan NTB nyaris berada di posisi tertinggi di Wilayah Indonesia Timur, baik dari sisi ekonomi, pembangunan dan lainya. Sentuhan manis Iqbal-Dinda selama satu setengah tahun menjabat, diakui sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat NTB. Dan beragam keberhasilan tersebut, Iqbal-Dinda diakui “jauh lebih hebat dari Pemimpin NTB sebelumnya”.

Setelah sukses mewujudkan berbagai terobosan tersebut, kini Iqbal Dinda kembali menunjukan terobosan baru di dunia Pendidikan. Yakni pendidikan di NTB disetel ulang secara total. Dalam kaitan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mulai menapaki fase baru dalam pembangunan sumber daya manusia melalui reformasi menyeluruh di sektor pendidikan.

Langkah ini tidak sekadar hiasan kebijakan. Tetapi diakui diarahkan untuk menyentuh akar persoalan: ketimpangan kualitas. Antara lain soal tingginya angka putus sekolah hingga belum selarasnya pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Hal itu terkuak melalui moment Rapat Terbatas (Ratas) Bidang Pendidikan yang dipimpin langsung oleh Iqbal-Dinda di Mataram, beberapa hari lalu. Pemprov NTB menegaskan, komitmen untuk melakukan pembenahan secara terstruktur dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah pemerataan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Terobosan tersebut dimaksudkan agar tidak ada lagi kesenjangan antara sekolah di wilayah perkotaan dan pelosok.

Pada saat yang sama pemprov NTB juga mulai menyinkronkan data anak putus sekolah secara lebih akurat dan terintegrasi. Langkah ini diakui sangat penting. Sebab, kebijakan yang tepat hanya bisa lahir dari data yang benar. Tanpa itu, intervensi pendidikan sering kali tidak tepat sasaran.

Upaya reformasi ini juga memberi perhatian serius pada penguatan pendidikan inklusif. Lebis spesifiknya, setiap anak tanpa terkecuali harus memiliki akses yang adil terhadap pendidikan yang layak, termasuk mereka yang selama ini berada di pinggiran sistem.

Yang dinilai tak kalah menariknya, arah pendidikan di NTB kini mulai disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Ini menjadi sinyal bahwa pendidikan tidak lagi berdiri sendiri. Tetapi menjadi bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi. Sekolah tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menyiapkan tenaga kerja yang relevan, adaptif, dan siap bersaing.

“Jika dijalankan secara konsisten, langkah-langkah ini berpotensi menjadi titik balik bagi NTB dari daerah yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan, menuju daerah yang mampu memaksimalkan potensi generasi mudanya. Tantangannya tentu tidak ringan, tetapi arah kebijakan ini menunjukkan bahwa perubahan sedang diupayakan, bukan sekadar diwacanakan,” tegas Gubernur NTB, Dr. HL. Muhammad Iqbal. (RIZAL/JOEL/RUDY/AL/AA/AZHAR/DK/DINO) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama