![]() |
| Timwas Haji Indonesia Hj. Mahdalena, S.S.,M.M DPR RI Kapoksi Komisi Vlll FPKB mengabadikan momen di Mekkah bersama para jamaah Haji asal NTB, Sabtu (23/05) |
Visioner Berita NTB-Di tengah padatnya tugas sebagai Tim Pengawas (Timwas) Haji Indonesia Tahun 1447 H / 2026 M, Anggota DPR RI Kapoksi Komisi Vlll Fraksi PKB, Hj. Mahdalena, S.S.,M.M, menyempatkan diri hadir dan menyapa langsung para jamaah haji Embarkasi LOP Nusa Tenggara Barat (NTB) pada, Sabtu (23/5/2026).
Saat menemui para jamaah haji asal Kabupaten Bima, Kota Bima, Dompu, Kabupaten Sumbawa, dan Sumbawa Barat di Mekkah, ada kebahagiaan yang sulit ia ungkapkan dengan kata-kata.
Melihat wajah-wajah orang tuanya dari Bima, Dompu dan Sumbawa yang masih berkesempatan menuaikan ibadah haji rasa haru begitu mendalam mengusik kalbu.
"Wajah yang penuh keikhlasan, penuh harapan, dan penuh air mata, syukur karena akhirnya Allah SWT memanggil mereka menjadi tamu-Nya di tanah suci," tutur Timwas Haji yang dibentuk langsung oleh pimpinan DPR RI itu pada Febuari lalu, Umi Lena sapaan akrabnya kepada wartawan Visionerbima.com.
Bahwa bertapa banyak di antara mereka, kata Umi Lena, menunggu bertahun-tahun, menabung sedikit demi sedikit dari hasil bertani, berdagang, dan bekerja keras demi satu cita-cita suci, menunaikan rukun Islam kelima.
"Ada yang menunggu hingga rambut memutih, tenaga mulai melemah, namun semangat untuk memenuhi panggilan Allah tidak pernah padam," imbuhnya penuh haru.
Melihat mereka melangkah dengan pakaian ihram, membawa doa-doa keluarga dan harapan kampung halaman, sungguh menjadi pengingat bagi kita semua bahwa haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati dan keimanan.
"Sebagai wakil rakyat dan bagian dari Tim Pengawas Haji Indonesia, kami ingin memastikan bahwa seluruh jamaah mendapatkan pelayanan terbaik," urainya.
Perempuan yang dikenal sholeh secara sosial itu, juga menegaskan bahwa mulai dari penginapan, transportasi, makanan, minuman, pelayanan kesehatan, obat-obatan, hingga seluruh kebutuhan jamaah selama berada di tanah suci harus benar-benar terlayani dengan baik dan terutama pada pelaksanaan Armuzna, fase paling sakral dan paling berkesan dalam rangkaian ibadah haji.
"Bagi kami, kenyamanan dan keselamatan jamaah adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab," tegasnya.
Karena di balik setiap jamaah, ada keluarga yang menitipkan doa dan harapan agar orang tua mereka dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur.
Untuk para jamaah, ia berharap semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, kemudahan, dan kelancaran kepada seluruh jamaah haji Indonesia, khususnya jamaah dari NTB.
"Semoga setiap langkah mereka di Tanah Suci menjadi penghapus dosa, setiap doa diijabah Allah SWT, dan setiap air mata haru menjadi saksi betapa besarnya kerinduan seorang hamba kepada Rabb-Nya," tutupnya.
Rasa haru penuh bahagia nampak terang di wajah rombongan jamaah haji NTB saat melihat senator dari fraksi PKB itu. Tidak cukup dengan berpelukan, dan saling mendoakan satu sama lain melihat momentum itu di Mekkah dengan Umi Lena, para rombongan jamaah haji nampak terang mengabadikan momen-momen tersebut dengan berfoto-foto.(rr)
