Header Ads

Jelang Pilkada-Sebuah Pembuktian Nyata, Sambutan Masyarakat Terhadap Lutfi-Feri Tak Pernah Sepi


Sambutan warga di salah satu wilayah untuk Lutfi-Feri
Visioner Berita Kota Bima-Pelaksanaan Pilkada Kota Kota Bima periode 2018-2023, tinggal menghitung bulan. Sekitar pertengahan Juni 2018, pesta demokrasi itu akan berlangsung. Dua Pasang Calon (Paslon) dipastikan maju ke pentas Pilkada. Yakni, Paslon HM. Lutfi Iskandar, SE-Feri Sofiyan, SH (Lutfi-Feri) dan pasangan H. A.Rahman H. Abidin, SE-Hj. Ferra Amelia, SE, MM (MANUFER).

Jelang pertarungan puncak (pelaksanaan Pilkada), dua Paslon ini, terlihat sangat sibuk dengan berbagai politik guna meraih simpatisan publik ke tujuan memenangkan pertarungan. Antara lain, pemasangan baliho di seluruh wilayah, sosialisasi dan lainnya. Data-data dan informasi penting yang diperoleh Visioner melaporkan, kedua paslon ini pun sudah sama-sama membentuk tim pemenangan baik di tingkat Kota, Kelurahan, RT, RW yang didahului oleh pembentukan koalisi Parpol.

Adu kehebatan strategi baik yang nampak maupun yang terkesan tersebut, terkuak terus dimainkan oleh kedua Paslon ini. Namun, dalam data dan informasi penting Visioner mengungkap adanya sesuatu yang “seksi” dari “peran-peran” strategis yang dimainkan oleh kedua Paslon tersebut. Antara lain, yakni “adanya pengkaliman” wilayah basis oleh para pendukungnya baik di Media Sosial (Medsos) maupun di dunia nyata.

Masih dalam catatan penting Visioner, pasangan MANUFER terungkap lebih memprioritaskan pasukan Gendernya yang melakukan ekspansi di seluruh wilayah. Selain kegiatan politik, pasukan Gender milik MANUFER ini, juga terlihat bergerak di realitas sosial. Tim-timnya di luar Gender, juga bergerak, salah satunya adalah intensitas pemasangan baliho pasangan MANUFER hingga ke wilayah perkampung warga.

Sementara itu, paslon Lutfi-Feri juga terlihat tak kalah hebatnya. Terungkap belasan variabel politik yang dimainkannya, sudah, sedang dan terus bergerak. Selain memasang baliho di seluruh wilayah, pemanfaatan gerakan politik baik nyata maupun senyap, dilakukan secara masiv oleh pasukan koalisi 9 Parpol pendukungnya. Variabel lain yang dimainkan oleh pasangan ini, juga memanfaatkan organ seperti Pemuda Luti, SALUT, Gender dan lainnya, termasuk senam sehat bahagia ala Lutfi-Feri yang tak pernah sepi dari keramaian dan ditunjang oleh adanya dorprice pada setiapkegiatan dimaksud di lapangan.

Sambutan warga terhadap Lutfi-Feri pada cara silaturrahmi di salah satu wilayah di Kota Bima
Yang tak kalah menariknya, catatan penting Visioner juga menguak, Lutfi-Feri juga seringkali turun ke lapangan bertemu masyarakat di seluruh wilayah di Kota Bima.pada setiap kali kunjungannya, paslon ini terlihat tak pernah sepi dari sambhutan masyarakat. Pasangan ini, juga tak juga turun ke lapangan yang dirangkaikan dengan membantu masyarakat yang membutuhkan sesuatu. Antara lain, membagi kursi di setiap Kelurahan, menyumbang air bersih ke masyarakat dengan mobil tangki, dan masih banyak lagi kegiatan sosial yang oleh Paslon ini.

Soal menyumbang air bersih yang dilakukan oleh paslon ini, dilakukan di BTN Sarata Kelurahan Paruga, Lingkungan Wadumbolo Kelurahan Dara, Lingkungan Sigi Kelurahan Paruga dan dan ada pula di wilayah lainnya. Tak hanya itu, kekurangan air bersih yang dirasakan oleh warga Bonto Keluran Kolo, Kecamatan Asakota juga sukses mengetuk nurani Paslon Lutfi-Feri. Bentuknya, pasangan ini menyumbang mesin pompa air. Dampak positifnya, keluhan warga Bonto yang sebelumnya kekurangan air bersihpun sudah tak lagi terdengar.

Di belakang pasangan ini, juga terdapat dua wanita hebat. Yakni Elly Alwainy (isterinya Lutfi) dan Jumriati alias Riah Sofiyan (isterinya Feri) yang tak kenal lelah bercengkerama dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan penting dilakukannya. Kedua wanita hebat ini, tak kenal panas maupun hujan membantu suaminya untuk melakukan ekspansi secara politik maupun memberikan bantuan-bantuan kepada pihak yang membutuhkannya. Sepertinya, inilah makna lain dibalik suksesnya kaum pria, terdapat wanita-wanita hebat (Elly Alwainy dan Jumriatin alias Riah Sofiyan).

Pembuktian-pembuktian tentang kehebatan pasangan ini dalam meraih sambutan masyarakat Kota Bima jelang Pilkada, kian nampak di atas permukaan. Indikasi itu, ditemukan melalui membludaknya sambutan masyarakat pada setiap pasangan ini melakukan kunjung di seluruh wilayah Kelurahan di Kota Bima. Selain itu, kekuatan magnet politik pasangan ini, juga di topang oleh tak sedikit Tokoph-Tokoh Sentral yang terhimpun di berbagai organisasi kemasyarakat bahkan Organisasi Islam. Kabar terkini yang diperoleh Visioner mengungkap, di belakang pasangan ini juga ada Tokoh-Tokoh dari Ormas Islam Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU).

Catatan seksi Visioner, seolah tak pernah berhentik terkait pasangan Lutfi-Feri ini.Rabu (24/1/2018) Pasangan Lutfi-Feri hadir di RT 02/02 Kelurahan Nae Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima. Keduanya, hadir bersama Tokoh-Tokoh Parpol yang tergabung dalam 9 Parpol Koalisi, Drs. H. Zainul Arifin (mantan Bupati Bima sekaligus Tokoh Sentral), Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tim Gender dan instrumen tim penopangnya. Pada moment tersebut, Elly Alwayni dan Jumriatin alias Riah Sofiyan juga ikut mendaping keduanya (Lutfi-Feri).

Masih soal sambutan masyarakat terhadap Lutfi-Feri
Apa sesungguhnya yang terjadi?, pada wilayah yang diklaim sebagai basis kemenangan salah satu paslon tersebut, justeru terbantahkan oleh kehadiran Lutfi-Feri di wilayah itu dengan oembuktian disambut oleh lautan manusia. Remaja yang memiliki hak suara, ibu-ibu rumah tangga, bapak-bapak juga terlihat berjubel menyambut kehadiran kedua pasangan dengan penampilan paling sederhana ini.

Liputan langsung Visioner pada moment tersebut melaporkan, di sebuah tenda yang dibangun di depan rumahnya Drs. H. Zainul Arifin di lingkungan Salama Kelurahan Nae, sejumlah Tokoh termasuk Drs. H. Zainul Artifin memberikan sambutan sekaligus orasi politiknya yang mengarah kepada mengajak seluruh warga Kelurahan Nae untuk memenangkan pasangan Lutfi-Feri pada Pilkada Kota Bima periode 2018-2023. Ajakan yang sama, juga dilakukan oleh sejumlah Tokoh penting lainnya yang saat itu memberikan sambutan. Dan pada moment tersebut, juga hadir duta PAN sekaligus anggota DPR-RI, Ir. H. Syafrudin.

Sementara pasangan Lutfi-Feri, pada moment tersebut memaparkan sejumlah program pembangunan yang akan dilaksanakannya untuk Kota Bima dan masyarakatnya sesuai yang tertera pada visi-misinya. Bangkit menuju Perubahan Kota Bima dan masyarakatnya, adalah sebuah jargon yang disampaikannya pada moment tersebut.

Kegiatan silaturrahmi yang dilaksanakan oleh pasangan Lutfi-Feri di wilayah setempat, berlangsung sejak pukul 14.00 Wita hingga jelang Sholat Ashar. Usai kegiatan yang dilangsung di panggung utama yang dibangun di depan rumahnya Drs. H. Zainul Arifin, pasangan Lutfi-Feri melaksanakan kegiatan Sholat Ashar bersama masyarakat setempat di salah satu Masjid di Kelurahan Nae. Kegiatan yang berlangsung di kelurahan Nae tersebut, bukan sekedar para Tokoh memberikan sambutan serta orasi politik bagi kemenangan Lutfi-feri. Tetapi juga dilaksanakan kegiatan lainnya.

Yakni, pengukuhan Tim Gender, pelantikan Tim Pemenangan mulai dari tingkat RT hingga ke RW sampai pada Kelurahan. Ketua Koalisi Parpol pemenangan Lutfi-Feri, Drs. Syamsudin membenarkan bahwa setiap kegiatan penting yang dilakukan oleh Paslon ini tak pernah sepi dari sambutan masyarakat di seluruh Kelurahan yang ada di Kota Bima. “Kegiatan masih terus berjalan, Alhamdulillah setiap paslon ini turun ke Kelurahan tak pernah sepi dari sambutan masyarakat,” jelas Syam kepada Visioner, Rabu (24/1/2018).

Lutfi-Feri Mengguncang Nae
Sebelum melakukan pengukuhan Tim pemenangan sekaligus memberikan kursi untuk pemuda Salama sebanyak 50 buah, Selasa malam (23/1/2018), pasangan Lutfi-feri melaksanakan kegiatan silaturrahmi dengan warga Lingkungan Sabali Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur-Kota Bima.

“Sambutan warga Sabali sangat luar biasa. Ini mencerminkan bahwa dukungan masyarakat terhadap pasangan ini semakin kuat. Di Sabali, juga ada kegiatan penting dilakukan oleh pasangan ini selain mengharapkan dukungan masyarakat bagi kemenangannya. Sekali lagi, kami berterimakasih dan sangat apresiatif kepada warga Sabali dan kepada seluruh warga di seluruh Kelurahan lainnya di kota Bima,” terang Ketua DPC PBB Kota Bima ini.  

Kembali pada kegiatan yang dilangsungkan di Kelurahan Nae (24/1/2018), Syam mengaku sambutan masyarakat di sejumlah RT/RW yang ada di wilayah itu sangat luar biasa atas kehadioran pasangan Lutfi-Feri. Hal tersebut, mencerminkan bahwa dukungan warga di Kelurahan Nae terhadap pasangan ini, juga semakin kuat. “Di Nae, pasangan ini melakukan blusukan mulai dari Salama, Ranggo Timur dan Ranggo Barat. Ribuan warga, terlihat menyambut kehadiran pangan Lutfi-Feri bersama para Tokoh parpol serta Tokoh lain yang mengawalnya,” ungkap Syam.

Pada kegiatan yang berlangsung di wilayah itu,. Syam mengaku menemukan ada sesuatu yang sangat luar biasa. Yakni, kendati hujan deras terus berlangsung, namun antusiasme masyarakat di Kelurahan Nae tak pernah surut dalam menyambut Lutfi-Feri.

Ramainya Sambutan Lutfi-Feri di Nae
“Remaja, ibu-ibu, bapak-bapak terlihat begitu semangatnya menyambut pasangan ini di Nae. Saat hujan deras berlangsung, ribuan warga Kelurahan terlihat tak pernah meninggalkan pasangan ini. Maksudnya, mereka bersama Lutfi-Feri di saat hujan deras. Oleh karenanya, kami harus memberikan aprfesiasi dan terimakasih tak berujungkepada seluruh warga Kelurahan Nae. Maka selanjutnya, kita semua berharap agar warga Kelurahan Nae tetap solid untuk memenangkan Lutfi-Feri pada Pilkada Kota Bima periode 2018-2023,” harap Syam.  

Kegiatan-kegiatan yang sama, juga masih akan terus dilakukan di seluruh Kelurahan yang ada di Kota Bima. Selain memberikan bantuan berupa kursi dan hal lainnya, kegiatan menyerap aspirasi, menyampaikan visi-misi terkait program pembangunan Kota Bima sebagaimana Jargon Bangkit Menuju Perubahan, juga upaya meyakinkan masyarakat terhadap kejujuran, ketulusan hingga kehilasan pasangan ini maju ke pentas Pilkada lebih kepada ingin membangun masyarakat serta daerah tanpa pamrih.

Blusukkan Lutfi-Feri di Lingkungan Ranggo, Nae di tengah hujan deras
“Kesederhanaan tampilan keduanya, bukanlah yang dibuat-buat. Tetapi, itu adalah karakteristik asli yang dimiliki oleh Lutfi-Feri. Mereka menyapa masyarakat dengan ramah, komunikasinya yang terlihat lentur, santun, menghormati sesama, menjunjung tinggi para Tokoh dan mencintai kalangan pemuda. Dan, kami pun tidak pernah melihat adanya sesuatu yang bersifat menyakitkan rakyat pada sosok Lutfi-Feri ini. Jika ada warga yang menyambut pasangan ini sembari berpelukan dan menangis, Demo Allah itu bukanlah yang dibuat-buat. Tetapi, lebih kepada cinta mereka terhadap pasangan ini,” tegas Syam.

Syam mengaku, tak ini terjebakpada apa  kata “mereka” terhadap Lutfi-Feri. Tetapi, lebih kepada memfokuskan perjuangan menuju kemenangan, Lutfi-Feri tetap hadir di tengah masyarakat dengan tampilan kesederehanaannya, dan mempertahankan kesolehan sosial yang melekat dalam diri keduanya untuk masyarakat yang memerlukan sentuhan secara tulus-ikhlas.

“Fokus pada perjuangan untuk tujuan menang guna mengaplikasikan janji sesuai Jargon Kota Bangkit Menuju Perubahan. Kepada seluruh Tim dan Instrumen Pemenangan Lutfi-Feri, saya berharap agar terus bergerak, berjuang keras mencapai hajat besar kita semua. Yakni, menang untuk memimpin Kota Bima sebagaimana Jargon Bangkit Menuju Perubahan,” pungkas Syam. (TIM VISIONER)

No comments

Powered by Blogger.