Header Ads

Inilah Deretan Prestasi Pemkot Bima Dibawah Kendali Lutfi Selama 4 Tahun Kepemimpinanya

Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE

“Badan boleh saja minimalis”. Namun harus kaya dengan ide, gagasan dan terobosan. Itulah Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE. Berkat kekayaan ide, gagasan dan terbossanya dinilai berhasil menorehkan memperoleh seabrek prestasi baik di bidan pembangunan fisik maupun non fisik untuk Kota beserta masyarakatnya. Dan atas karya nyata serta monumental itu, Kota Kota berhasil memposisikan sebagai Kota terbaik di NTB. Benarkah dan apakah Lutfi sudah puasa?, silahkan disimak....

Visioner Berita Kota Bima-Visi-misi “Perubahan” untuk Kota Bima dan masyarakatya selama 4 tahun kepemimpinan Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE nampaknya bukan sekadar wacana hampa. Tetapi dibuktikanya melalui karya nyata baik di bidang pembangunan fisik maupun non fisik. Dan atas prestasinya tersebut, Pemkot Bima berhasil meraih piagam penghargaan dari berbagai pihak.

Pun kiprah terbaik yang ditunjukan oleh Pemkot Bima dibawha kendali Politisi Partai Golkar tersebut (Lutfi) dinilai cukup tinggi dari pada Pemimpin-Pemimpin Kota Bima sebelumnya. Tertanggal 27 September 2022, Pemkot Bima menggelar moment spketakuler. Yakni perayaan 4 tahun kepemimpinan dibawah kendali Lutfi.

Pada moment tersebut, bukan saja dimanfaatkan untuk menyerahkan piagam penghargaan dan bonus kepada pihak-pihak yang berprestasi. Tetapi juga dirangkaikan dengan menjelaskan tentang prestasi-prestasi terbaik yang diraih Kota Bima sejak tahun 2018 hingga tahun 2022.

Yakni tahun 2018 kelurahan lelamase berhasil meraih juara II tingkat Provinsi NTB pada lomba perlindungan mata air. Penghargaan Pangripta Nusantara dari Gubernur NTB atas pencapaian indikator strategis rencana pembangunan jangka menengah daerah 2013-2018 tahun 2018.

Pelayanan Pusat Keluarga Sejahtera (PPKS) Lamba Angi Kecamatan Rasanae Timur-Kota Bima meraih juara I lomba PPKS tingkat Nasional tahun 2018. Meraih JKN award dari Menteri Kesehatan RI atas keberhasilan mengintegrasikan program BPJS dengan askes tahun 2019.

Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Rasanae Barat-Kota Bima meraih penghargaan Abdibaktitani tahun 2018 dari Menteri Pertanian RI. Penghargaan dari Menteri Keuangan RI sebanyak 5 kali atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2029.

Penghargaan Walikota Bima sebagai pembina umum terbaik Karang Taruna Kabupaten/Kota dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI tahun 2019. Penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Penpan RB) sebagai publik penyelenggara pelayanan kategori “baik” tahun 2020.

Meraih piagam penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkum HAM) RI atas komitmen untuk memenuhi antara kebutuhan dasar masyarakat, antara lain menekan angka kematian ibu dan anak, pembangunan drainase, dan pemenuhan kebutuhan air bersih. Meraih Plakat Wahana Tata Nugraha atas komitmen untuk membangun dan menata sarana/prasarana lalu lintas.

Piagam penghargaan atas prestasi sebagai juara I kategori Kabupaten/Kota terbaik dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-74  tahun 2019 di wilayah NTB Oleh Komandan Korem saat itu, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani,S.Sos, SH, M.Han.

Piagam penghargaan sebagai ucapan terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya dalam kegiatan Ikal Edufes II tahun 2019 oleh Kepala TKIT InsanKami, Asmarin S.Pdi. Piagam penghargaan atas peran serta sebagai pembicara pada dialog NTB Gemilang dengan tema membangun gerak pemuda dalam menjemput NTB gemilang oleh Ketua STISIP Mbojo-Bima, Drs. Mukhlis Ishaka, M.Ap.

Piagam penghargaan kemanusiaan diberikan kepada Pemkot Bima yang berperan aktif memberikan bantuan kemanusiaan untuk Muslim Palestina oleh Lalu Muhammad Alfian selaku Branch Manajer Aksi Cepat Tanggap (ACT). Anugrah pendidikan Indonesia 2019 atas jasa-jasa dan kepedulian yang tinggi dalam upaya peningkatan kompentensi guru dan mutu pendidikan di indonesia dalam rangka HUT ke-10 Ikatan Guru Indonesia (IGI) tertanggal 20 September tahun 2019.

Piagam penghargaan Khafilah Kota Bima sebagai juara umum pada MTQ ke-XXIII tingkat Provinsi NTB pada 9 Oktober 2019 oleh Gubernur NTB, DR.H. Zulkiflimansyah, SE, Msc. Piagam penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia atas rekor mengenakan busana rimpu terbanyak oleh Prof. DR. H.C.KP Jaya Suprana pada Oktober 2019.

Piagam penghargaan atas prestasi dalam akuntabilitas kinerja tahun 2019 dengan predikat nilai B oleh Menpan RB di Jakarta pada Januari 202. Piagam penghargaan atas dukungan pelaksanaan sosialisasi pelayanan kantor bayar Bank Syariah Mandiri sebagaimitra PT. Taspen dan pembiayaan pra-pensiun BSM di Kota Bima pada tanggal 20 Januari tahun 2020.

H. Muhammad Lutfi, SE mendapatkan piagam penghargaan atas partisipasi sebagai pemateri dalam seminar Nasional dengan tema " bincang covid-19 di bima, dampak dan solusi. Piagam penghargaan sinergisitas terbaik ke dua oleh Danrem 162/WB di Mataram-NTB pada tanggal 5 oktober 2020.

Piagam penghargaan kepada Pemkot Bima sebagai Kota cukup peduli hak asasi manusia pada tahun 2019 dari Kemenkumham RI di Jkarta pada tanggal 7 Desember tahun 2020. Anugrah keterbukaan informasi publik tahun 2020 Tingkat Provinsi NTB sebagai badan publik informatif dari komisi informasi Provinsi NTB di Mataram pada tanggal 7 Desember tahun 2020.

 Piagam penghargaan sebagai Kota sangat inovati , Innovative Government Award 2020 dari Kemendagri RI di jakarta pada tanggal 19 Desember tahun 2020. Piagam penghargaan atas capaian opini WTP 7 kali berturut- turut untuk Kota Bima tertanggal 26 Kktober tahun 2020.

Penghargaan top 99 inovasi pelayanan publik yakni inovasi “Smart Cloud” dari Kemenpan RB tahun 2021. Pemerintah Kota Bima meraih penghargaan NTB Gemilang World atas prestasinya sebagai Kota terbaik dalam pembangunan daerah di NTB tahun 2021 di mataram pada tanggal 28 Maret 2022.

Pemerintahan Kota Bima raih WTP  ke-8 kalinya  pada 10 Mei 2022. Kota Bima meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) dengan kategori Madya KLA tahun 2022 pada sabtu tanggal 23 Juli 2022. 30. Penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) 2022 bersama Ketua TP-PKK Kota Bima, Hj. Ellya HM. Lutfi lutfi yang juga menerima penghargaan yang sama dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di hotel Santika-Kota Medan pada tangga 6 Juli 2022.

H. Muhammad Lutfi, SE mendapatkan piagam penghargaan atas partisipasi pada peran aktif fasilitasi implemtasi Pencegahan Pemberantasan dan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kota bima di Jakarta 8 September 2022. Penghargaan Kota Bima yang luar biasa pada awal tahun 2022 sebagai Digital Innovation Award 2022 untuk kategori digital innovation for public service dari MNC Portal di Jakarta.

Kota Bima mendapat Anugerah dari Ombudsman RI terkait Kepatuhan Tinggi standar Pelayanan publik tahun 2021. H. Muhammad Lutfi, SE mendapatkan piagam penghargaan dan apresiasi atas terbentuknya Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi mental di Kota Bima di Jakarta pada september 2022.

Penghargaan terbaik sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) tahun 2022 dari kategori pelayanan publik dengan aplikasi Sistem Informasi Rumah Aspirasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (SIRAP) dari MNC Portal Indonesia (MPI) di Semarang pada Kamis  tanggal 22 September 2022.

Keberhasilan meletakkan pondasi yang cukup kuat pada pembangunan yang ada di Kota Bima, diantaranya Penyelesaian pembangunan Masjid Raya Al Muwahidin Bima (pada tahun 2020 Pemerintah Kota Bima memberikan bantuan sebesar Rp10 Miliara. Pembangunan Masjid Nur Latif di Kantor Walikota Bima yang telah dirampungkan pada penghujung tahun 2019 dan dan saat ini telah digunakan oleh ASN dan masyarakat sekitar.

Pembangunan sarana dan prasarana keagamaan (bantuan pembangunan Masjid Se Kota Bima). Menyediakan BPJS gratis bagi seluruh masyarakat Kota Bima yang tidak mampu. Memberikan insentif kepada Bilal, Marbot dan Guru Ngaji. Memberikan insentif kepada RT/RW sebesar Rp500 ribu perbulan. Pengembangan destinasi Wisata Lawata dan wisata kulliner di Kolo.

Peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui hibah Bansos melalui beberapa instansi seperti Dinas Pertanian dan Peternakan , Dinas Sosial, Dinas Koperindag dan Dinas Kelautan dan Perikanan. Akreditasi RSUD Kota Bima dan penunjang kesehatan lainnya.

Pembangunan Puskesmas Mpunda, Puskesmas Paruga dan Puskesmas Rasanae Timur. Pembangunan sarana/prasarana pasar (pasar senggol dan pasar raya). Pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Taman Kodo. Pemberian Mobil ambulance kepada beberapa Kelurahan. Penambahan Penerangan Jalan (PJU)) sebanyak 114 unit.

Melakukan rehabilitasi pemeliharaan 2 (dua) DAM umum. Pembangunan sarana dan prasarana air minum dengan melakukan pengeboran di 5 titik dan kerjasama dengan PDAM Bima Tirta. Pembangunan dan pemasangan jaringan distribusi air minum pada 5 Kelurahan. Pembangunan IPAL komunal skala kawasan.

Pembangunan sarana sanitasi individual di 10 Kelurahan. Penataan destinasi wisata Kolo. Penataan ruang terbuka publik lapangan Pahlawan Raba. Pembangunan Command Centre sebagai pusat kontrol informasi dari seluruh wilayahdi Kota Bima guna  percepatan pelayanan. Pembangunan sayap kantor Walikota Bima. Pembangunan gedung Perpustakaan Kota Bima.

Pembangunan jalan sempadan sungai di Rabadompu Barat dan Rontu. Pembangunan ruang belajar SDN 15 Kota Bima di Ntobo. Pembangunan Labkesda Kota Bima. Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bima. Persiapan lahan pembangunan Universitas Islam Negeri. Pembangunan lampu penerangan jalan.

Pembangunan Cold Storage. Penataan Lawata pengembangan destinasi Pariwisata Kolo. Pembangunan Kantor Lurah Kodo rehab Kantor Kecamatan Rasanae Timur. Pembangunan Rumah aspirasi role model di Kelurahan Dara. Pembangunan Kantor Lurah Ule. Pembangunan Landscape di 2 sayap Kantor Walikota Bima

Pengadaan Motor Lurah. Hibah pembangunan Masjid/Musholla tersebar di seluruh wilayah Kelurahan di Kota dengan angka yang jauh lebih besar dari Pemimpin sebelumnya. Pemeliharaan jalan Oimbo-Ntonggu. Pemeliharaan jalan Oi Fo'o-Wangge. Pemeliharaan jalan pahlawan.

Peningkatan jalan Kolo-Nanga Raba. Peningkatan jalan Nggaro Te. Peningkatan jalan Kumbe-Kadole. Peningkatan jalan Sambinae-Bedi. Pembangunan jembatan kelurahan Ntobo. Pembangunan jembatan Kelurahan Kendo. Pemeliharaan pembangunan tersebar. Berkala jalan Kota. Pengalihan 176 Sertifikat dari 300 lebih aset dari Kabupaten ke Kota Bima. Program melalui Dinas Perkim yakni rumah sewa murah NSD Kedo yang diakui sangat membantu warga miskin di Kota, dan lainya. Pembangunan 3 titik lampu hias di Kodo, di jembatan Penatoi dan di jembatan Padolo yang diakui untuk menambah nilai estetika Kota Bima.

Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE menyerahkan bantuan hibah bagi pembangunan kantor Sat Reskrim Polres Bima Kota. Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE Menyerahkan sertifikat hibah pada lahan Sat Brimob Batalyon C Pelopor. Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE menyerahkan sertifikat hibah pada lahan bangunan Kantor Kodim 1608/Bima. Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE menyerahkan bantuan kendaraan operasional kepada seluruh Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Kota Bima.

Dan faktor-faktor yang dinilai penting bagi aparat keamanan tersebut tidak pernah dilakukan oleh Pemimpin sebelumnya. Sementara pembebasan lahan bagi Kantor Sat Brimob Batalyon C Pelopor dilakukan oleh Walikota Bima saat itu yakni H. Muhammad Nur HA. Latif (Almarhum). Dan guna menjawab terkait tingginyaangka kriminal di Bima tersebut, Lutfi juga tercatat sebagai Walikota pertama yang telah memasan CCTV di berbagai titik strategis. Hal tersebut juga diakui sangat membantu aparat keamanan.

Lutfi juga tercatat sebagai Walikota Bima pertama bagi berlakunya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Kota Bima. Dan sejak TPP diberlakukan sampai dengan saat ini, Lutfi juga membuat regulasi tentang tidak ada honor bagi Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima sejak diberlakukanya TPP dimaksud.

Dan di setiap moment penting, Lutfi selalu menggaungkan ketegasanya yakni mengharamkan jual beli jabatan pada setiap mutasi/rotasi jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bima. Lutfi juga tercatat sebagai Walikota Bima pertama kali menyikapi tegas soal kawasan pantai Amahami yang dikuasai oleh “kelompok Corporate) yang dibuktikan melalui belasansertifikat atas nama pribadi hingga lahir rekomendasi Panitia Khusu (Pansus) DPRD Kota Bima dibawah kendali Alfian Indra Wirawan, S.Adm (Ketua DPRD Kota Bima).

Dan di kawan Pantai Amahami tersebut, Lutfi telah memasang larangan kepada siapapun untuk membangun di atas kawasan milik Negara (Pemerintah) yang sudah puluhan tahun diduga dikuasai oleh “kelompok tertentu”. Kendati pihak Pansus DPRD Kota Bima telah mengeluarkan rekomendasi, namun proses hukum terhadap oknum tertentu yang diduga menguasai kawasan Amahami hingga kini belum dilakukan oleh Pemkot Bima.

Sementara tantangan serius yang dihadapi secara terus-menerus oleh Lutfi dalam kurun waktu 4 tahun kepeimpinanya yakni soal sampah di berbagai titik dan ternak yang dilepas secara liar oleh warga Kota Bima (soal kesadaran).   

Kendati telah membuktikan berbagai kiprah terbaik hingga memperoleh seabrek piagam penghargaan atas prestasinya di dalam menjawab visi-misi “Perubahan” bagi Kota Bima beserta masyarakatnya tersebut, tak membuatnya haru menyombongkan diri dan tidak pernah menyatakan puas.

“Tugas dan tanggungjawab saya sebagai Walikota Bima adalah membangun dan melayani masyarakat, bukan dilayani oleh masyarakat. Kita terus menata diri agar Kota Bima dan masyarakatnya berada pada posisi setara dengan Kota-Kota lainya di Indonesia yang lebih dahulu maju serta berkembang. Saya hadir sebagai Walikota Bima semata-mata untuk mengabdi. Apa yang telah kita torehkan itu, sesungguhnya tidak ada kata puas dan sesungguhnya pengabdian nyata untuk Kota Bima beserta masyarkatnya tak boleh berhenti,” tegas Politisi Partai Golkar yang juga mantan Anggota DPR RI 2 periode ini (Lutfi, Red).

Berbagai prestasi di bidang pembangunan baik fisik maupun non fisik yangdilakukanya dalam kaitan itu, diakuinya tak pernah lepas dari kekuatan sinergitasnya bersama DPRD Kota Bima serta tumbuhnya kesadaran partisipatif dari berbagai elemen masyarakat Kota Bima pula. Sejak terjadinya bencana Covid-19 melanda Negeri ini (Indonesia) dan hingga kini belum juga usai, namun Kota Bima tercatat sebagai salah satu Daerah di Indonesia yang masih bisa membangun.

“Sejak saat itu hingga kini kita masih dihadapkan dengan beragam krisis. Namun setiap pemimpin harus kaya dengan ide dan gagasan serta terobosan. Kendati dihadapkan beragam krisis termasuk soal Covid-19, namun di Kota Bima masih bisa membangun. Untuk menjawab hal itu, tentu saja butuh sinergitas yang kuat. Salah satunya saya perkuat intensitas kordinasi, komunikasi, dan konsultasi  dengan Kementerian-Kementerian terkait di Jakarta. Insya Allah di sisa 1 tahun Kepemimpinan ini, saya manfaatkan untuk membuktikan pengabdian nyata untuk daerah dan masyarakat Kota Bima tercinta,” pungkas Lutfi. (FAHRIZ/JOEL/RUDI/AL) 

No comments

Powered by Blogger.