![]() |
| "Fakta Soal EM dan ILUSTRASI" |
EM merupakan suami sah dari Melati (bukan nama sebenarnya). Keduanya menikah beberapa tahun silam dan dikaruniai satu anak yang kini usianya masih kecil. Data terkini yang diperoleh melalui hasil investgasi secara akurat dan mendalam oleh Crew Media Online www.visionerbima.com mengungkap, hingga saat ini Pasangan Suami-Istri (Pasutri) tersebut belum bercerai.
Namun hasil investigasi tersebut mengungkap sesuatu yang dinilai sangat menarik. Yakni Melati dan anaknya minggat dari rumahnya dan kemudian memilih kembali hidup serumah dengan kedua orang tuanya di salah satu Desa di Kecamatan Soromandi-Kabupaten Bima. Sosok ibu cantik, manis, taat beragama dan lahir dari kelaurga sangat baik ini enggan membeberkan alasanya meninggalkan EM karena pertimbangan “tertentu”.
“Ya, kini saya dan anak hidup serumah dengan Papa dan Mama. Saya meninggalkan rumah dan EM yakni jauh-jauh hari sebelum kasus dugaan tindak pidana kejahatan oleh EM dengan sesama jenisnya terkuak dan viral di beranda Media Sosial (Medsos),” sahut Melati kepada Media Online www.visionerbima.com, Rabu (20/5/2026).
Bisa menjelaskan soal sumber video viral berdurasi 0,38 detik (“peran berbeda antara EM dengan sesam\a jenisnya”)?. Dengan nada tegas Meati mengaku tidak tahu. Tetapi Melati mengaku mengetahui soal video itu setelah melihat postingan para Netizen di beranda maya.
“Demi Allah dan demi Rasuluillah, saya mengetahui hal itu setelah melihat postingan yang berseliweran di beranda maya. Soal identitas sesosok remaja yang “nganu” dengan suami saya itu, juga saya tidak kenal,” terangnya.
Setelah masalah itu viral, siapa saja yang datang ke rumah (rumah Melati)?. Secara gamblang Melati mengaku bahwa yang datang ke rumahnya itu bukan EM, dan bukan pula mertua laki-lakinya berinisial HN.
“Yang datang ke rumah pasca masalah itu viral adalah Umi (ibu mertua saya), bukan EM dan bukan pula mertua saya yang laki-laki (HN). Kehadiran ibu mertua saya tersebut di rumah ini hanya sebentar saja. Pada saat itu ada pembicaraan diantara kami, tetapi tidak boleh saya beberkan kepada Wartawan,” tutur Melati.
Melati mengungkapkan, hanya kali itu saja ibu mertuanya datang ke rumahnya. Selanjutnya dan sampai dengan saat ini (ibu mertua) tak lagi datang menjenguk Melati dan anaknya. Dan sampai saat ini pula, diakuinya suaminya (EM) dan ayah kandungnya dimaksud (HN) belum juga muncul di rumah Melati.
“Hubungan saya dengan Mertua sejak dulu hingga saat ini Alhamdulillah baik-baik saja. Dan sampai saat ini pula status saya dengan EM masih sah sebagai suami-istri,” ulas Melati.
Masih adakah “serpihan yang tersisa alias kembali ke pangkuan EM”?. Pertanyaan itu justeru dijawabnya dengan nada “teramat santai”.
“Kemungkinan ke arah itu sangat tipis. Insya Allah permohonan gugatan cerai akan saya lakukan setelah menyelesaikan urusan sedikit dengan EM. Sekali lagi, Insya Allah rumah tangga ini sudajh tak bisa lagi dipertahankan. Soal pemicunya, tentu tidak boleh saya umbar di ruang publik karena sifatnya privacy,” jelas Melati.
Berbagai kemungkinan yang terjadi kepada EM pasca dugaan masalah serius itu terjadi hingga viral di beranda maya, Melati kembali menegaskan bahwa soal itu tidak ada sedikitpun mkorelasinya dengan dirinya. Dan dalam kaitan pula, Melati mengaku enggan menintervensinya.
“Masalah yang dinilais angat ramai diperbincangkan itu (“LGBT”), tentu urusan “dia dengan dia”. Lagi pula yang viral kan “dia dengan dia”, bukan saya yang memviralkanya,” papar Melati.
Lepas dari itu, Crdew Media Online qwww.visionerbima.com kembali melanjutkan upaya investigasi soal EM. Hasil investigasi tersebut pun mengungkap sesuatu yang dinilai sangat menarik pula. Yakni EM disebut-sebut bukan saja penggemar olah raga volley ball.
Tetapi sejumlah orang dari beberapa Komunitas Zumba Bima mengungkap, EM tercatat sebagai sosok yang “lumayan intens” mengikuti kegiatan senam bersama ibu-ibu dari bebrrapa Komunitas Zumba Bima tersebut.
“Ia sering mengikuti kegiatan senam dengan kami juga. Semula yang kami kenal bahwa EM itu orangnya sangat familiar. Namun kekagetan kami yang sangat luar biasa adalah setelah melihat video “nganunya EM dengan sesama jenis” viral di beranda maya. Sungguh kami tisak menyangka, Astaghfirullahaladzim,” tukas ibu-ibu dari sejumlah Komunitas Zumba Bima kepada Media ini,” Kamis sore (21/6/2026).
Ibu-ibu dari sejumlah Koimunitas Zumba Bima ini mengungkap, EM merupakan salah stu sosok yang dinilai sangat eksis di beranda maya. Lebih jelasnya, EM kerap kali memposting berbagai aktivitasnya dalam bentuk video di pelatara Medsos.
“Namun pasca masalah itu viral, kami tak bisa lagi melihat EM dengan segala aktivitasnya di beranda maya. Kemungkinan besar EM sudah menutup Akun Medsosnya,” duganya.
Lagi-lagi hasil Investigas Crew Media ini melaporkan, dugaan ikbu-ibu dari sejumlah Komunitas Zuma Bima itu “hampir mendekati kebenaranya”. Kuat dugaan bahwa EM telah menutup akun Medsosnya pasca “peran berbeda” itu viral di beranda maya.
“Ia sudah tidak terlihat l;agi di beranda maya. Diduga kuat ia telah menutup akun Medsosnya. Dan dugaan tindak pidana kejahatan yang dilakukanya dalam kaitan itu pun berhasil memicu reaksi keras Lembaga Ada Waro Kese. Lembaga Adat tersebut sempat menguingndang EM agar menghadap Pengurus Lembaga Adat itu pula. Namun EM justeru mangkir dari panggilan klarifikasi pihak Lembaga Adat Waro Kese,” ungkap sejumlah warga asal Kecamatan Donggo-Kabupaten Bima, Jum’at (22/5/2026).
Hingga berita ini dipublikasi, kasus dugaan tindak pidana kejahatan yang dilakukan oleh EM tersebut sampai saat ini belum dilaporkan secara resmi kepada Satreskrim Polres Bima. Namun Polisi mengaku sudah mengantungi akat bukti berupa rekaman video berduras 0,38 detik itu. Dan Polisi juga mengaku telah mengantungi identitas lengkapnya EM.
Kepala Ispektorat Kabupaten Bima melaui Irbandus setempat Sirajudin, SH memastikan bahwa pihaknya telah mengetahui hal itu. Oleh sebab itu, Sirajudin meminta kepada semua pihak agar memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk bekerja.
“Masalah EM akan tetap kami tangani. Pun demikian halnya terkait dengan kasus ipar EM yakni UD (Koordinator Laboratorium pada PKM Donggo). Sekali lagi, mohon bersabar dan Insya Allah dua kasus ini sedang kami pelajari,” sahutnya kepada Media ini, Jum’at (22/5/2026). (RIZAL/JOEL/RUDY/AL/AA/AZHAR/DK/DINO)
